Breaking News

KAMI Mendengar Hadir di Sekolah, Saatnya Pemkab Bogor Membuktikan Komitmen Bukan Sekadar Mendengar.

Pejabat Masuk Sekolah Lewat KAMI Mendengar, Publik Menanti Solusi Nyata Bukan Sekadar Kunjungan. (Foto/dok/JKNews, 20 Juni 2026)

BOGOR ||JURNAL KEADILAN NEWS||
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi meluncurkan Program KAMI Mendengar sebagai upaya memperkuat pengawasan sekaligus menyerap langsung berbagai persoalan yang selama ini dihadapi dunia pendidikan.

Program yang digagas Bupati Bogor Rudy Susmanto tersebut diklaim menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, pembinaan karakter, hingga peningkatan kualitas lingkungan belajar.

Namun, peluncuran program ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Pasalnya, berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Bogor masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari kondisi sarana dan prasarana sekolah, keterbatasan fasilitas pendukung belajar, hingga kebutuhan layanan kesehatan dan pembinaan karakter peserta didik.

Melalui Program KAMI Mendengar, Pemkab Bogor berupaya memangkas jarak antara birokrasi dan lingkungan sekolah. Pemerintah tidak lagi hanya menerima laporan di balik meja, tetapi dituntut hadir langsung di tengah siswa, guru, dan manajemen sekolah untuk mendengar, memverifikasi, sekaligus menindaklanjuti berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.

Sebagai bagian dari implementasi program, para pejabat di lingkungan Pemkab Bogor akan ditugaskan secara bergilir menjadi pembina upacara di berbagai sekolah setiap hari Senin. Kehadiran mereka tidak hanya untuk menyampaikan pesan-pesan pemerintahan, tetapi juga membuka ruang dialog yang lebih terbuka dengan warga sekolah.

Program ini juga melibatkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret terhadap berbagai kebutuhan sekolah yang selama ini belum terakomodasi secara maksimal.

Pemkab Bogor menegaskan bahwa KAMI Mendengar bukan sekadar agenda kunjungan seremonial. Program ini diharapkan menjadi instrumen evaluasi lapangan yang mampu memetakan kebutuhan riil sekolah, sekaligus mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan pendidikan.

Selain fokus pada sektor pendidikan, program ini juga diarahkan untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran. Pemerintah daerah menilai keberhasilan program nasional tersebut sangat bergantung pada pengawasan dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan di daerah.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar agenda pemenuhan kebutuhan pangan anak sekolah, tetapi bagian dari upaya besar membangun sumber daya manusia unggul Indonesia. Karena itu, pemerintah daerah harus hadir langsung memastikan pelaksanaannya berjalan baik,” tegas Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Peluncuran KAMI Mendengar kini menjadi momentum pembuktian bagi Pemkab Bogor. Masyarakat dan dunia pendidikan tentu tidak hanya berharap pemerintah hadir untuk mendengar, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan sekolah.

(RED)dhie
 

© Copyright 2022 - JURNAL KEADILAN NEWS